Tampilkan postingan dengan label Nice Lyrics. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nice Lyrics. Tampilkan semua postingan
Seberapa pantas kah kau untuk ku tunggu
Cukup indahkah dirimu untuk sealalu ku nantikan
Mampukah kau hadir dalam setiap mimpi burukku
Mampukah kita bertahan disaat kita jauh

Seberapa hebat kau untuk ku banggakan
Cukup tangguhkah dirimu untuk selalu ku andalkan
Mampukah kau bertahan dengan hidupku yang malang
Sanggupkah kau meyakinkan di saat aku bimbang

Celakanya hanya kaulah yang benar-benar aku tunggu
Hanya kaulah yang benar-benar memahamiku
Kau pergi dan hilang kemanapun kau suka
Celakanya hanya kaulah yang pantas untuk ku banggakan
Hanya kaulah yang sanggup ku andalkan
Di antara pedih aku selalu menantimu

Seberapa hebat kau untuk ku banggakan
Cukup tangguhkah dirimu untuk selalu ku andalkan
Mampukah kau bertahan dengan hidupku yang malang
Sanggupkah kau meyakinkan di saat aku bimbang

Mungkin kini kau tlah menghilang tanpa jejak
Mengubur semua indah kenangan 
Tapi aku selalu menunggumu di sini
Bila saja kau berubah fikiran



Kebetulan lagu ini selalu aku play ketika aku mengerjkan job yang lebih sering ku tumpuk. Kenapa tiba-tiba aku berkeinginan untuk posting ini di blog? Kamu pasti tahulah alasannya. It's reflect my story (again) seperti lirik lagu The Rain sebelumnya.
Ini lagu naif, kenapa aku bisa bilang naif. Karena dia bertanya-tanya seberapa pantas doi buat dia tapi dia gak naif dan gak melow untuk melulu memikirkan si doi. That's why musiknya sedikit nge-beat dan aku suka.
Memang iya, ketika kita menggantungkan apa-apa kepada pasangan kita lalu kemudian dia pergi entah kemana yang kita tak tahu rimbanya akan ada sedikit perubahana atau malah banyak. Tapi, itu bukan alasan utama buat kita selalu terpuruk kan? Banyak hal di luar itu yang masih bisa bikin tertawa-tawa bahagia. Pernahkah kamu berpikir--jika kita sibuk menghitung bintang, kita akan lupa ada bulan yang lebih terang dan bersinar. Sadar atau tidak, kita pasti sering seperti ini. Itulah kenapa, hidup tidak melulu soal pasangan.



Tolong aku sahabatku, dengarkan jerit hatiku.
tentang dia, tentang dia masih slalu tentang dia.
ajarkan aku bersamamu kemana pun engkau mau
tenangkan aku tenangkan aku  sabarlah tenangkan aku
dia pernah membuatku merasa sempurna
hingga aku pun menjanikan selamnaya
namun ternyata mimpi yang dia punya
berbeda berbeda....

aku takkan bisa hidup tanpa dia
dia yang membuat aku bahagia
tolong aku untuk melupakan dia
sungguh hanya itu yang aku pinta

dia pernah membuatku merasa sempurna
hingga aku pun menjaikan selamanya
namun ternyata mimpi yang dia punya
berbeda berbeda...

Petikan lagu The Rain di atas persis seperti kisahku. Iya. Kisah asmaraku bersama seorang laki-laki. Aku sangat mencintainya, tapi sudah terlampau sering aku dibuatnya sedih bahkan tak jarang aku menjatuhkan air mata. Terkadang aku lelah, terkadang aku hanya bisa diam, dan untuk berontak, aku tak sekuat dan semampu yang kamu pikirkan. Aku lemah. Terlampau lemah bahkan. Setiap kali dia melakukan kesalahan yang sama, aku selalu bisa memafkannya. Alasanku sederhana. Karena sakit akan memafkan lebih ringan daripada sakit harus kehilangan dia. Dia laki-laki yang baik, aku percaya itu. Tetapi entah sifat apa yang menguasainya hingga dia sering mengabaikanku. Pengabaian yang hingga detik ini masih tetap aku nikmati. Kamu mungkin tertawa, sedih, bahkan miris membaca postingan ini. Ya, silakan. Aku bukan gadis belia yang semerta-merta harus memutuskan hubungan percintaan lalu dengan mudahnya mencari pengganti. Tidak. Aku tidak bisa seperti itu. Aku percaya Tuhanku akan memberikan hasil yang terbaik atas penantian, kesabaran dan air mataku selama ini. Tuhanku tidak pernah tidur. Saat ini yang aku inginkan hanyalah, selalu menjadi Kekasihnya. Kekasih dari laki-laki yang sangat aku cintai.
aku telah salah
ragukan niatmu
akulah lelaki
dengan jiwa baja
yang coba dewasa
yang coba berubah
mohon dampingilah
jangan tinggalkan
woo...
tak terbayangkan
jika kau pergi

*kau alasanku untuk dewasa
 dan aku tak ingin kau terluka
 segenap jiwa akan kujaga
 keindahanmu

menepi sejenak denganku
bahagia selamanya denganku

back to (*)

keindahanmu
keindahanmu

Menghilanglah dari kehidupan ku
Enyah lah dari hati yang tlah hancur
Kehadiran sosok mu kian menyiksa ku
Biarkan di sini ku menyendiri

Pergilah bersamanya di sana 
Dengan dia yang ada segalanya
Bersennag-senanglah sepuasnya
Biarkan di sini ku menyendiri

Terlintas keinginan tuk dapat
Hilang ingatan agar semua terlupakan
Dan ku berlari sekencang-kencangnya
Tuk melupakan mu yang tlah berpaling

Di sini kembali
Kau hadirkan ingatan yang seharusnya ku lupakan
Dan ku hancurkan adanya
Di sini kembali
Kau hadirkan ingatan yang seharusnya ku lupakan
Dan ku hancurkan adanya

Letih di sini ku ingin hilang ingatan 
Letih di sini ku ingin hilang ingatan
Letih di sini ku ingin hilang ingatan
Letih di sini ku ingin hilang ingatan 

 
 
© 2013-2017 Dunia Hesti. Diberdayakan oleh Blogger.