Emperan Masjid dan Si Aku

/
0 Comments
Siang ini aku diemperan masjid kampus, duduk serius mengerjakan tugas mata kuliah dari salah satu dosen pembimbing. aku merasa kesulitan, karena tidak bisa hanya sekadar mengarang, harus benar-benar dari sumber yang jelas. Aku harus minta bantuan teman satu tim ku. Akh...tapi apa mungkin dia sedang dikampus, hari ini saja tidak ada jadwal kuliah yang harus diikuti. Aku mencoba mengirimkan pesan untuk dia, tetapi tak kunjung ada jawaban. Temanku lain ternyata berada di masjid ini kemudian aku mencoba meminta bantuan dia. Aku menitipkan laptop ku kepadanya sementara aku mengerjakan sholat dzuhur.
Setelah selesai mengerjakan sholat dzuhur aku menghampiri temanku yang duduk setia menunggui laptop ku. Tak lama setelah itu teman satu tim ku datang, ternyata dia ada di kampus sejak pagi tetapi dia tengah mengikuti acara di gedung SC. Syukurlah aku bisa meminta bantuan tentang problem yang tengah aku hadapi. Teman satu tim ku membantu menuliskan huruf arab di makalah itu. Perlahan makalah ini selesai juga setelah melewati beberapa proses. Teman satu tim ku berpesan agar makalah ini segera dicetak, dan dia juga memberikan ongkos untuk biaya pencetakan padaku. Kemudian dia bergegas pulang karena cuaca hampir hujan dan jarak tempuh rumah dia lumayan jauh.
Di emperan masjid ini, aku masih duduk bersama teman ku yang lain. Disini kita bercerita-cerita mengenai sekolah ku yang dulu, mengenai sekolahnya juga, dan banyak hal. Aku sennag bisa ngobrol banyak dengannya karena aku merasa nyaman dan nyambung ketika membicarakan suatu hal. Tapi, teman ku yang satu ini orangnya pendiam dan sedikit kaku dengan orang lain. Akh...sudahlah toh bukan dengan aku dia begitu. Tidak terasa kumandang adzan sudah bergema. Saatnya aku harus bergegas mengambil air wudhu dan mengerjakan sholat.


You may also like

Tidak ada komentar:

© 2013-2017 Dunia Hesti. Diberdayakan oleh Blogger.