Money Loundering

/
0 Comments
MONEY loundering, pencucian uang, tidk ada bedanya dengan pencucian baju atau celana.
Dalam dunia keuangan modern, tidak semua pencipta system dan pembuat kebijakan adalah penjahat. Beberapa dari mereka bahkan memiliki konsen yang luar biasa atas haram dan halalnya selembar uang—terlepas dari fakta boleh jadi yang bersangkutan seorang ateis. Dalam definisi para ateis uang yang baik ialah uang yang didapatkan dari proses transaksi keuangan lazim, masuk akal, dan disepakati banyak komunitas sebagai transaksi bersih. Dan uang yang kotor sebaliknya. Uang yang di[eroleh dari transaksi kotor, tidak layak, dan disepakati banyak komunitas sebagai transaksi kotor.
Ada banyak aktivitas ekonomi yang masuk dalam daftar transaksi kotor. Mulai dari yang terlihat di film-film, seperti bisnis mafia, triad, geng, pengedar obat-obatan terlarang, perjudian illegal, penyelundupan, pencurian, pembajakan, perdagangan illegal hingga yang tidak kasat mata, seperti uang suap, uang korupsi, dan uang uang tips yang haram.
Para pembuat system dan kebijakan modern telah membuat regulasi yang jelas uang haram tidak boleh mengotori uang halal. Bukan semata-mata karena mereka patuh terhadap sepuluh perintah Tuhan tetapi lebih karena campur aduk uang halal dan haram jelas merusak kesetimbangan. Masuknya uang haram dalam perekonomian yang sah membuat regulator kesulitan memprediksi uang yang beredar dan membaca layar petunjuk ekonomi Negara.
Karena itulah seluruh negar memiliki Undang-Undang Anti Pencucian Uang. Amerika, misalnya setiap transaksi diatas 10.0000 U$ yang melibatkan perbankan dan institusi keuangan apapun harus melaporkan muasal uang yang terlibat. Mereka juga meneguhkan prinsip KYC know your customer. Kalian menabung ke bank dia tas 10.000 U$, maka ad kolom dalam slip setoran yang harus di isi, dari mana uang yang di tabungkan berasal—juga di Indonesia dengan batasan 100 juta ke atas.
Lalu apakah urusannya selesai? Tidak. Upaya pencucian uang terus saja terjadi. Satu pintu ditutup, mereka mencari cara lainnya. Pencucian uang sudah berubah menjadi bisnis tersendiri. Ad banyak institusi keuangan yang menciptakan berbagai produk keuangan pintar, bahakan ada beberapa Negara sengaja tutup mata dengan sumber uang kalian. Cayman Island misalnya.
Sesuai undang-undang fedral, Amerika mewajibkan setiap warga negaranya yang hendak ke luar negeri dan membawa uang tunai di atas 10.000 U$ melapor pada otoritas bandara. Maka organisasi mafia mengakali peraturan ini dengan menggaji ratusan orang sebagai “turis bayaran” yang pergi berlibur ke Cayman Islands. Mereka mennaggung tiket, akomodasi, lantas memberikan segepok uang 9.999 untuk dibawa pergi. Lolos dari loket imigrasi tiba di Cayman, uang-uang itu melenggang masuk ke perbankan sana. Dari perbankan Cayman, maka dengan mudah uang itu bergabung dengan siklus uang halal seluruhnya. Ini cara paling manual. Dan jelas cara ini menciptakan lapangan pekerjaan aneh. Siapa yang tidak mau bekerja sebagai “turis bayaran”? berkali-kali berlibur sambil bekerja—organisasi mafia malah akan lebih menyukai jika kalian pergi bersama pasangan berwisata ke Cayman.
Trik ini memang lambat, tapi jauh lebih aman dibandingkan dengan menumpuk jutaan dolar di bagasi jet pribadi, kemudian dibawa langsung. Ada banyak otoritas yang memperhatikan lalu-lintas udara, mereka bisa dengan mudah mencegat jet pribadi dengan sepasang F-16 misalnya, menyuruh mendarat bahkan sebelum meninggalkan wilayah uadara Amerika.
Kenapa tidak memilih menabung di bank local dengan nominal di bawah 10.000 U$ berkali-kali? Bukankah tidak wajib melapor? Sialnya, hamper di semua Negara yang meratifikasi Undang-Undang anti Pencucian Uang pasti punya lembaga khusus untuk menganalisis jutaan transaksi perbankan. Transaksi berualang ulang meski kecil memancing alert dari software tecanbggih anti money loundering yang mereka miliki. Jauh lebih aman memimndahkan uang secara fisik buakn melewati perbankan. Kecuali jika kalian memiliki jaringan tinggi di perbankan atau malah memiliki bank itu sendiri yang bisa menbuat kamuflase atas setiap transaksi keuangan jauh lebih mudah.


You may also like

Tidak ada komentar:

© 2013-2017 Dunia Hesti. Diberdayakan oleh Blogger.