Teruntuk Masa Depan

/
0 Comments
Masa depan...
Siapa yang tahu ?
Kita hanya mampu berharap-harap cemas sambil terus melakukan hal yang.. ya menurut kita bermanfaat
Itu pula yang aku lakuin saat ini
Aku hanya bisa berharap mendapatkan masa depan cerah --seperti kebanyakan orang pula.
Prioritas utama dalam hidupku ialah mendapatkan Surga Ibu
Berbakti --itulah cara salah satunya
Aku hanya gadis biasa yang tak bisa berbuat banyak
TApi sebisa mungkin aku berusaha membuat Ayah Ibuku bahagia
Aku tak seperti ketiga kakak-kakakku yang kini telah memiliki pekerjaan
Mampu memberikan ini-itu kepada Ayah Ibu
Tapi aku...
Hingga umurku 18 tahun belum mampu memberikan apa-apa untuk mereka
Tapi sungguh aku ingin sekali memberikan kebahagiaan luar biasa
Lulus kuliah, bekerja minimal 2 tahun, setelah itu mencari beasiswa di Australia (Aamiin aamiin aamiin)
Itu mimpiku sejak aku berfikir tentang masa depan
Aku ini anak bungsu
Anak yang harus menjadi sadaran di hari tua orangtua --kata kebanyakan orang jaman dulu
Aku sadar akan hal itu
Maka dari itu, mulai detik ini aku ingin mengubah masa depanku
Mewarnai setiap hariku
Memanaatkan setiap helaan nafas
Aku bersyukur akan semua hal yang aku miliki
Banyak orang-orang di luar sana tak seberuntung aku
Inilah hidup
Jika semua menjadi orang kaya --misalnya-- tentu tidak akan ada manusia yang bersyukur
Allah Maha Adil
Setiap kehidupan umat-Nya ada pasang-surut
Layaknya roda yang berputar
Kadang di atas kadang di bawah
Yang pasti...
Bagaimana kita tetap melanjutkan hidup ini ketika cobaan menimpa?
Bagaimana kita melewatinya?
Tentu dengan sikap bijak dan lapang
Itulah hidup,
Hidup harus terus berjalan dengan kunci yang menjadi motto dal hidupku "Think Positively and Stay Husnudzon"




You may also like

Tidak ada komentar:

© 2013-2017 Dunia Hesti. Diberdayakan oleh Blogger.