Pasca Pilpres

/
0 Comments
Hari ini, sehari setelah pemilihan presiden. Moment yg...ya ditunggu rakyat Indonesia yg telah memiliki hak pilih dan harapan untuk masing-masing calon. Ada yang membela calonnya mati-matian. Baaahhh seperti mendewakan jagoannya, ya begitulah realita yg saya lihat. memangnya mereka pikir capres itu siapa, Tuhan? Penghitungan cepat saja yang mereka andakan.
Quick count yang sedang dijalankan pun tidak bisa kita jadikan patokan, si A pemenangnya atau si B pemenangnya. Apalagi media... hah sekarang media telah terintervensi oleh masing-masing calon. Kita haruslah well informed, yaitu menerima informasi dengan baik. jangan mudah terhasut oleh stasiun tv yang memang jelas-jas itu ditunggangi salah satu no urut calon presiden.
Ada pula, euforia dari masing-masing capres yang telah mendeklarasikan bahwa capres yang didukung telah menang. Padahal, KPU pun masih proses penghitungan suara. KPU akan mengumumkan real count pada tanggal 22 Juli mendatang. Jadi, untuk timses dari masing-masing calon jangan terlarut dalam kegembiraan yang "hanya sementara" ini. Ingat keputusan mutlak ada ditangan KPU.
Saya harap, apapun keputusannya esok, untuk masing-masing capres dapat menerimanya. Untuk yang unggul jangan "sok" dan ingat janji-janji ketika kampanye dulu. Indonesia membutuhkan pemimpin yang merakyat dan menggunakan hati nuraninya dalam kepemimpinan. Negeri ini telah lelah setelah sekian lama pusing dengan segala problematika yang terjadi dan mengancam NKRI.


You may also like

Tidak ada komentar:

© 2013-2017 Dunia Hesti. Diberdayakan oleh Blogger.