Pertanyaan Macam Apa...

/
2 Comments
Pertanyaan macam apa ini, ketika sanak familiku bertanya tentangmu.
Tentang kabarmu, yang aku sendiri tak tahu rimbanya.
Harus dengan kalimat apa aku menjawab semua pertanyaan-pertanyaan yang mereka berondongiku ke telingaku.
Aku terlalu sakit untuk mengatakan, "Aku tak ada hubungan lagi dengannya".
Namun, seketika kalimat itu terngiang di benakku, saat itu juga lidahku kelu.
Aku tak kuasa mengatakannya.
Aku sengaja berbohong.
Berbohong demi menyenangkan hati mereka.
Menutupi kegagalan perjalanan ini yang pernah kita sebut--cinta.



You may also like

2 komentar:

  1. well, berbohong hanyalah menunda waktu, dewi senja, suatu saat kau tetap harus berkata yang sebenarnya. beranilah, seperti senja yang tak pernah takut menyingkirkan siang, :-)
    oya, dua puisi dalam jeda yang hanya sebentar: kau sepertinya sedang benar-benar resah

    BalasHapus
  2. Aku masih terlalu dini untuk mengatakan sejujurnya. Karna apa, karna cinta tak semudah itu. Bertahap dan berproses. Meskipun ditengah proses itu kemunafikan yg terjadi, itu lain cerita. Yang jelas untuk saat ini aku hanya bisa menutuli dngan kebohongan-kebohongan manis. Itu saja.

    BalasHapus

© 2013-2017 Dunia Hesti. Diberdayakan oleh Blogger.