Mengenai Saya
- Dunia Hesti
- I'm not fond of people. I just try to be useful for them. No matter what they say, just be what I want to do. Seeker, survivor, ambitious, cheerful.
Entri Populer
Translate
Moto Hidup Hesti
LIFE MUST GO ON !
THINK POSITIVELY AND STAY HUSNUDZON
THINK POSITIVELY AND STAY HUSNUDZON



Bagus ki puisine, gak 100 %, tapi dapet nilai A- deh, :-D
BalasHapusAku lama tak dengar kata "senandika", arkaik banget, :-)
Haha thank you yesss...
BalasHapusEh tunggu aku kok malming aja bkin puisinya. Yatuhan...
Iya sih, knp harus pas malming? Dewi, dewi, :-)
BalasHapusHaha ha entahlah
BalasHapusGadis mungil yang asyik di pojok kamar,
BalasHapusMenulis sajak seharga memar
Yang tersisa. Malam jatuh tanpa suara,
Hening, sebermula adalah kata,
Maka menyala unggun sajak, membawa hangat
Keringkan luka. Memar tiada,
Esok pagi akan selalu ada siang
Mengantarkan senja...
haha itu balasan dari tulisanku?
BalasHapustwo thumbs nim ~
Iya, hes, buat pengantar tidur juga, hohoho
BalasHapusKarena kopi dan sepotong kue masih membuat mata ini melek hehe
BalasHapusAkan makin lengkap jika ditambahi segerobak cerpen seno....
BalasHapusDongengin dongengin~
BalasHapusCeritakanlah padaku tentang cinta, pintaku pada juru kisah, maka dia bercerita tentang alina:
BalasHapusPada suatu masa yang tak tercatat dalam almanak, rembulan menyinari wajah seorang gadis. Manis ia, senyum selalu ia persembahkan untuk rembulan, meski rembulan pada masa itu tak bisa membalasnya. Kemudian....
#ini gaya khas seno, :-D
Wusshhh wusshh... Alina Alina. Beruntungnya dia menjadi tokoh kawakan seorang Seno yaa
BalasHapusSetiap sastrawan sll punya figur gadis yang jadi tokoh kesukaan mrk dlm karya mrk: chairil anwar punya ida, seno punya alina, jenar punya nayla, ayu utami punya manjali, aku dulu juga punya tokoh semacam itu dlm cerita2ku. Ada yg bilang figur itu jd gambran tokoh yang dicintai pengarang atau tokoh yg menjadi contoh ideal yg diinginkan pengarang, :-)
BalasHapusTokoh favorit mereka ini sekadar nma atau emang punya karakter yg sma di setiap cerita2nya?
BalasHapusBiasanya sih sama, si ida itu dlm bayangan chairil ya cewek yg bisa diajak ngbrol soal sastra, bermata kucing ky dian sastro, suka pakai topi kayak lady diana, alinanya seno misalnya menurutku cewek yg gak banyak protes, manjalinya ayu utami tipe cewe metro, kdg manja kdg cemberut, pergaulan bebas, naylanya jenar, cewek yg punya trauma masa kecil soal cowok, kmd gak percaya lg pada cowok manapun, tp dy tetap seringkali menyerah pada takdir, :-) pada crita berbeda biasanya karakternya tetap identik
BalasHapusKereennn...anonim hafal semuanya :))
BalasHapusKarena setiap penulis pasti memulai sejarah menulisnya dg membaca berbagai karya dan kemudian meniru salah satu yg paling dia kagumi, ;-) setiap penulis berhutang pada generasi penulis sebelumnya, maka jangan sampai lupakan muhtar lubis, chairil anwar, pramoedya, indonesia o galileno hanya karena mreka sudah berkalang tanah. Jika kita hanya membaca tere liye hanya krn kita sezaman dg dy ya itu namanya menghina para sastrawan dahulu. Krn ituah ada 3 aspek yg musti dipelajari org sastra: teori sastra, sejarah sastra, kritik sastra, :-D
BalasHapus'setiap penulis berhutang dg penulis sebelumnya' emmm kayak pernah denger dimana gtu. Lupa haha
BalasHapusIya nim, kamu mah nyastra bgt. Aku mantan penggemar tere liye doang
Ehm, nah itu yg kumaksud clue utk tahu identitasku, tp kayaknya aku punya perasaan identitasku sudah terbongkar, hahaha, sudahlah, tunggu momen ae, jgn dl disebutkan, :-p
BalasHapusEh, karyane hesti menurutku lumayan, bukan level anak2 flp, :-D
Haha perasaan jgn dijadikan dalil. Yaya satu per stu clue bermunculan loh :v
BalasHapus'level flp' ?
Manuuut deh, si bungsu, :-D
BalasHapusAnak2 forum lingkar pena kan berkarya di bawah kekangan bahwa sastra harus utk tujuan dakwah, maka karya mereka cenderung garing dr estetika soalnya mrk cenderung fokus menyajikan pesan daripada mengolah form, :-)
Gatau kenapa aku suka bkin puisi yg baris pertama dlm sjak nanti sama gtu. Iya gak? Gtu gak mnurutmu nim?
BalasHapusMaksudmu rima akhir yg sama di baris pertama kan? Itu aliran puisiku, puisi jadul, aku kurg suka puisi tanpa rima, kalaupun tdk di akhir baris ya di tengah baris, aliterasi misalnya. Bagus itu, :-)
BalasHapusIya itu maksudku pkoknya hehe
BalasHapusAku juga suka yg berima. Kalo enggak itu sensenya kurang
Berarti kamu aliran tradisionalis, krn puisi modern gak trll peduli rima, hahaha. Aku percaya puisi pada awalnya adalah bunyi, bukan makna, kalau puisi tanpa rima, itu mah sama saja dg prosa atuh, XD
BalasHapusYap. Puisi itu untuk di dengar. Setuju niimm :)
BalasHapus