Nanar

/
3 Comments
Ada laki-laki brengsek yang
tak tahu malu
menyempil rindu pada Senja
lewat angin.
Berkilat dan bermanis madu
bak angin buta mengendus.
Tidak!
Angin melototi Senja
yang sedari tadi tercampakan.
Ada laki-laki brengsek yang
tak tahu malumenarik sepotong Senja
lalu ditinggalkan
dibawah derai perai
hujan.
Susuri tengah malam berkabut.
Senja tak protes.
Sebab diamnya adalah kekuatan.
Buih-buih hujan bercecaran
dalam gaun putih-hitam membalut
belulang;
nanar.



You may also like

3 komentar:

  1. Laki-laki brengsek, hahahaha, "spontaneous overflow of powerful feelings" bisa memunculkan frase yang gila, :-D

    BalasHapus
  2. Yeah, jangan kapok saja di madness world, dewdew, :-D

    BalasHapus

© 2013-2017 Dunia Hesti. Diberdayakan oleh Blogger.