Palsu-Hitam

/
5 Comments
Terlahir sebagai Senja
dibawah asuhan tentara langit
berteman surya dan fajar
lalu berkisah bersama gemintang malam.
Rindu yang tiba-tiba tersampaikan
lewat angin
berkisah pada laki-laki ceking;
merindu Senja.
Sudah tertutup oleh lembar baru.
Sudah terhapus lewat rinai hujan.
Sudah kering seharga balutan malam.
Melalui gunung dan danau
angin menghempas seamplop rindu.
Rindu yang bukan untuk Senja.
Rindu hitam yang tak pantas.
Rindu palsu.


You may also like

5 komentar:

  1. Apakah laki2 ceking dan laki2 brengsek itu sama? Well, welcome to the madness world, dewi senja, say adieu to the puppy love, XD

    BalasHapus
  2. Ah, jawabannya bukan secret, tp intertekstual:
    Di sajak "nanar": Ada laki-laki brengsek yang
    tak tahu malu
    menyempil rindu pada Senja
    lewat angin.

    Di sajak ini: Rindu yang tiba-tiba tersampaikan
    lewat angin
    berkisah pada laki-laki ceking
    Poem says more than what you want, ;-)
    Adieu= b prancis, selamat tinggal (utk tdk akan berjumpa kembali), beda dg au revoir= selamat tinggal, tp nanti bakal berjumpa lagi, ;-)

    BalasHapus
  3. Ya ya, riffaterre, dengan banyak contoh puisi perancis, haha

    BalasHapus

© 2013-2017 Dunia Hesti. Diberdayakan oleh Blogger.